Memuat...

Sabtu, 09 Maret 2013

Jernihnya Telphone dan Berselancar di Internet dan cinta yang tertunda

Note: 
Bro/Sis, Untuk Info Lengkap simPATI NEW BlackBerry Sosialita langsung aja Link ini http://www.telkomsel.com/bb-sosialita atau Klik setiap kata ( simPATI , BB, Blackberry, BIS, BBMan ) di dalam cerita di bawah yang ber-Link (berwarna merah/hijau muda) atau bisa juga klik pada gambar yang bernuansa simPATI NEW Blackberry Sosialita. Dan untuk menonton / melihat TVC dari simpPATI NEW BlackBerry Sosialita bisa klik link ini http://www.youtube.com/watch?v=fZacBwIbmy8 atau lihat di bagian bawah. 
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

kri i i i i i i i i ing,kriiinnng bunyi nada dering HP ,dan aku pun langsung mengangkatnya "halo" kataku sembari menempelkan HP ke telinga, dan  ya halo' jawab penelpon dan langsung berbicara panjang lebar namun aku langsung memotong pembicaraannya dan berkata "maaf suara bapak putus-putus" mending bapak telpon ke no simPATI saya yang di HP Blackberry, "oh ya" jawabnya ,
kemudian bapak itu langsung mematikan teleponnya, tak lama kemudian bapak itu pun langsung menelpon ke no simPATI dan kita pun langsung mengobrol panjang lebar dengan suara yang jernih tanpa putus-putus, dan saya sangat berterimakasih pada simPATI karena ternyata bapak tersebut memberitahu tentang info yang sangat penting menurut saya, dan saya tidak tahu jika saya tidak memberitahunya untuk telpon ke no simPATI saya, mungkin info tersebut akan tidak jelas dan bahkan tidak saya terima dengan baik karena pembicaraan lewat telpon tadi putus-putus bahkan suara bapak itu kaya robot karena signal yang lemah. dan kemudian bapak tersebut menyuruhku untuk membuka situs web dan fanpage facebook/twitter nya untuk info lebih lanjutnya dan lengkapnya,dan saat membuka web dan fanpage facebook / twitter sangat cepat sekali loadingnya karena aku memakai paket Blackberry Internet Service (BIS) dari simPATI.Tak sampai disitu saya pun dengan begitu gembiranya langsung menulis status di Facebook untuk ungkapin kegembiraan dengan adanya kabar baik tersebut, dan "kling" suara notif facebook dan akupun langsung membukanya ternyata temen aku mengomentari dari status ku tadi, "abis dapet apa, kayanya lagi seneng banget" komentar temen ku yang bernama Santi, "Ada deh mau tau aja apa mau tau banget" aku menjawab komentar dia.
Sekilas melihat foto profil si Santi "kayanya aku kenal ama orang ini" dalam hatiku, tapi aku tak melihat profil lengkapnya karena masih sibuk membalas komen-koment dari temen-temenku tentang status aku, setelah aku selesai membalas komen dari temen-temen ku, aku sempetin lihat foto profil dia dengan jelas, ini kan yang kemaren Add aku, "cantik juga " kataku sambil tersenyum.
saking asiknya berselancar di facebook ga terasa jam sudah menunjukkan jam 12 malam, Emang gitu ya kalo internetan lancar alias jaringan ga lelet waktunya serasa cepet banget gun :), soalnya aku kan pake simPATI di Blackberry ku.
"tidur ah udah malem" kataku.

tuitttt tuittttt tuittttt tuitttttttttt bunyi alarm ku yang sebelum tudur udah aku setting jam 5 pagi,dan akupun langsung mematikan alarm ku dan sekilas aku melihat ada notifikasi Facebook, tapi aku nggak langsung buka.kemudian aku pun bangun untuk menjalankan kewajibanku sebagai umat muslim untuk menunaikan ibadah Shalat Subuh, selesai Salat Subuh ku ambil BB ku dan langsung membukanya, ternyata Santi mengirim pesan facebook,
"Selamat pagi kawan lamaku" kata dia, tapi aku ga langsung membalas pesan dia," Santi " dalam hatiku sambil aku mengingat-ingat, agak lama si aku inget-inget tapi aku bener-bener lupa, dan kling ada notif facebook lagi, dan ternyata Santi mengirim pesan facebook lagi ke aku, "lupa ya ama aku, lupa apa pura-pura lupa niiiii......coba inget-inget lagi" kata dia dalam pesan mencoba menyuruhku untuk mengingatnya, kali ini aku langsung membalasnya, " iya aku lupa San" jawab ku dengan singkat, dia pun langsung membalas lagi, " aku temen SMA kamu dulu, masa kamu lupa, yang pernah nganterin kamu nyari buku buat bahan makalah" kata dia mencoba untuk mengingatkan aku, " ow iya, aku inget san, kamu Santi yang waktu SMA rambutnya suka di ikat dua kan, yang aku bilang kaya kelinci hehehehe, kog beda sekarang style rambut kamu, makanya aku lupa, sekarang kamu tambah cute aja" candaku dalam pesan balasan. " hahaha bisa aja kamu, iya bener, ow iya, bagi PIN BB and NO HP kamu dong, ni PIN aku " balas Santi , " oke ini PIN and No HP ku" balas ku.
Nggak lama setelah itu aku langsung Invite PIN dia kemudian aku langsung telphone dia, kebetulan Santi make No simPATI, ( mang si kebanyakan temen ane banyak yang make simPATI, abisnya  signal kuat brooowww ), dan kitapun ngobrol panjang lebar cerita tentang masa kini masing-masing sambil tuker pengalaman kerja karna kita sama-sama udah kerja.
Dari situ kita sering berkomunikasi baik lewat telphon maupun lewat BBM, dengan seringnya kita berkomunikasi aku pun semakin ngrasa deket ama dia meskipun jarak kita jauh, soalnya dia tinggal di Jakarta dan aku tinggal di Kalimantan Tengah.
Dulu pernah si, dia ungkapin perasaannya ke aku, kalo dia suka ama aku sewaktu kita masih duduk di bangku SMA, tapi aku dulu udah punya cewek, jadi kita akhirnya berteman.
Saat aku telphone Santi lagi, aku sempetin deh nanya ke dia, "pacar kamu orang mana sekarang?" kataku, " aku belum punya pacar " jawab dia, " masa si, cewek secantik kamu ga ada yang mau" jawabku, " iya beneran" jawab Santi dengan singkat.
Assalamualaikum suara orang sambil mengetuk pintu, " San, udahan dulu ya Telphonnya, ada tamu" kataku ke saanti,  " ow iya " jawab santi, " n'tar kita sambung lagi ya " kataku, " Oke " jawab Santi, dan akupun langsung menutup telphonnya.
Dan akupun langsung membukakan pintu untuk orang tadi, Eh Budi , tumben Bud kamu main ke sini, "ayo masuk" ajak aku ke Budi untuk masuk ke rumah, dan dia pun langsung masuk, "Ada apa, tumben-tumben main kesini" tanya ku ke dia, " males aja di rumah, sepi, BeTe" jawab dia, " mang pada kemana orang rumah, trus knapa kamu BeTe?" tanya ku, " bokap nyokap lagi ke jakarta bro, mau tau aku BeTe kenapa" dia menjawab pertanyaan ku , "iya kenapa BeTe" jawab ku, " aku baru aja putus ama cewek aku bro " kata dia sambil pasang muka cemberutnya kaya baju ga di setrika. Terus Budi pun langsung menceritakan panjang lebar penyebab putusnya dia ama cewek dia, dan akupun mencoba untuk menghibur keGalauan dia, hampir 1 jam dia cerita akhirnya dia pun agak lega setelah cerita keGalauannya, setelah itu kitapun makan, "ayo kita makan Bud, pasti dirumah kamu kan ga ada makanan, apa lagi ga ada nyokap yang masakin" ajak ku ke Budi untuk makan, " ah lagi gak nafsu bro" jawab Budi, " udah Bud aku tau apa yang kamu rasain sekarang ini, karna aku juga pernah ngalamin" kataku mencoba untuk meredakan keGalauan dia. " uda ayo makan" ajak ku lagi untk makan, tanpa menjawab dia pun langsung berdiri pertanda dia setuju dengan ajakanku untuk makan.
Dan kita pun makan, si Budi pun terlihat ga nafsu makannya, karna sedikit sekali ngambil nasinya. 'dikit amat ngambil nasinya, amat aja banyak ngambil nasinya, biasanya kamu makannya banyak" kataku sambil becanda, "udah cukup ni, perut rasanya kenyang melulu" jawab budi, selesai makan kita pun lanjut nonton ajara Tv, kita pun langsung nonton acaranya Mr. Bean, sengaja aku setelin Mr.Bean biar dia bisa ketawa, ternyata aku berhasil bikin dia ketawa melihat tingkah Mr.Bean yang kocak, dia pun ketwa lepas seperti ga ada galau sedikitpun dalam diri dia.
"Eh Bro, masih inget ga ama Santi temen kita SMA dulu, yang dulu pernah nyatain Cinta ke kamu" cletuk dia " iya inget,kenapa emang" jawab ku singkat, " kemaren dia telphon aku, nanyain kamu, dia nanya kamu masih pacaran ga sama yang dulu" kata Budi menjelaskan obrolan dia ama Santi, " terus kamu jawab gimana" jawab ku, " ya aku jawab aja kamu udah putus ama dia" jawab Budi.
aku juga tadi barusan telphon dia Bud, nanya ke dia " pacar kamu orang mana" terus dia jawab " aku belum punya pacar", " cieeee cieeeeee " kata budi ngledek aku, dan aku hanya tersenyum menanggapi ledekan Budi, " kayanya ada yang mau jadian, cinta yang tertunda bakal jadi kenyataan ni" ledek Budi ke aku, lagi-lagi aku hanya tersenyum menanggapi ledekan dia. 
ga terasa udah jam 2 siang, si Budi pun ijin untuk tidur di kamar ku karena dia kayanya udah ngantuk pingin tidur siang, akupun langsung menyuruhnya tidur di kamarku.
aku masih di depan TV sambil ngelanjutin nonton acara TV, dan aku masih teringat dengan cerita Budi tentang obrolan dia dengan Santi, karna aku ngrasa seneng gimana gitu sambil aku tersenyum-senyum sendiri, sambil aku tiduran di depan TV aku melihat  langit-langit dan masih memikirkan cerita Budi tentang obrolannya dengan Santi.
Ga terasa udah sore, dan Budi pun terbangun dari tidurnya dan langsung berpamitan untuk pulang.
Dan malam pun tiba, aku pun masih memikirkan cerita Budi tentang kata-kata Santi yang menanyakan aku tentang hubungannya dengan mantan aku.
Ingin rasanya aku telphone Santi buat ungkapin Cinta ke dia, tapi entah kenapa tiba-tiba nyali aku menciut, bahkan tiga kali aku sudah memencet kontak Santi di BB aku, hanya tinggal pencet tombol Call, tapi rasanya deg-degan banget jantungku seperti genderang yang di pukul algojo, kebayang kan deg-degannya kaya apa?
dan aku pun baringan di kasur ku sembari memandang langit-langit kamarku, dan masih kepikiran kata-kata santi yang menanyakan ku tentang hubungannku dengan mantanku.
hampir 15 menit aku memikirkan hal itu, dan rasa ingin ungkapin cinta ku ke dia semakin menggebu-gebu, "pokoknya aku harus telphone dia, ga boleh ke-4 kalinya aku gagal telphone dia" dalam hatiku, dan akupun langsung ambil BB ku untuk menelphone Santi, tapi lagi-lagi entah kenapa jantung ku kembali deg-degan, dan akupun langsung membatalkan untuk menelphone Santi, " huuffffffffff " hembus nafasku untuk mengurangi rasa gerogi aku.
" kenapa kenapa kenapaaaaaaa " kata ku kesal dengan diriku sendiri, dan akupun kembali baringan lagi .
Yang kelima kalinya aku ambil BB ku untuk telphone Shanti, aku pencet tombol Call untuk membuka Call log, dan aku arahkan ke daftar Call log Shanti "kali ini ga boleh gagal" dalam hatiku, dan aku pun langsung pencet tombol Call , dan " Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada di luar jangkauan" suara oprator memberitahukan kalo no Santi tidak aktip, dan akupun langsung menutup muka aku dengan bantal sembari tiduran, tapi aku ga putus asa, aku SMS dia " San, kenapa No kamu ga aktip" kataku dalam sms, dan SMS ku pun ga kunjung masuk dan di balas.
20 menit kemudian,  " suit suitttsss " suara nada tanda SMS masuk, " wah SMS ku di balas ama Santi" kataku dalam hati , kemudian aku langsung ambil BB aku dan membukanya sembari aku memejamkan mataku, dan aku buka pelan-pelan mataku, " yaaahhh bukan" kata ku kesal karna bukan sms dari Santi.
" suit suitttssss " kembali ada tanda SMS masuk, " kali ini pasti Santi " kataku sambil tersenyum, kemudian aku buka SMS tersebut dan tuing ternyata bukan lagi, lagi lagi bukan.
15 menit kemudian kembali ada Nada SMS pertanda  ada SMS masuk, tapi sengaja aku biarkan, hingga kurang lebih 5 menit aku biarkan karena kesal " Paling bukan dari Santi" kataku mengacuhkan SMS yg masuk tadi, kemudian aku buka SMSnya dengan biasa tanpa memejamkan mata seperti tadi, dan WOW ternyata SMS darti tadi " Maaf tadi BB aku ngedrop jadi aku Charger" Isi SMS dari Santi, aku ga membalasnya SMS dia, tapi aku langsung menelphonnya, kali ini aku memberanikan diri, meskipun masih sama seperti yang tadi-tadi jantung aku serasa mau copot, aku pencet tombol call dan " Dengar laraku suara hati ini memanggil namamu karna separuh aku dirimu" suaran Nada sambung pribadi Santi 
dan " halo " kata Santi mengangkat telphone ku " iya halo juga, lagi ngapain San" tanya ku ke Santi mencoba membuka obrolan dan kita pun bercerita lancar panjang lebar tanpa putus-putus suara jernih karena kita berdua pake simPATI, ga terasa kita ngobrol selama 20 menit, sedari tadi aku aku hanya memanggil "San" dan dia menjawab "apa", hampir tiga kali aku mengulanginya dengan kata-kata yang sama , "kamu kenapa dari tadi san san melulu si" kata santi bingung dengan ku, "ehmmmmm kamu lagi ngapain" kataku, yang sebenernya bukan kata-kata itu yang mau aku ucapin, tapi entah kenapa malah aku nanya lagi dengan pertanyaan yang udah aku tanyain di awal telephone , " kan tadi udah aku jawa, kog nanya lagi si, lupa ya" kata Shanti menjawab pertanyaan aku yang aneh, " kenapa kata-kata itu yang keluar" dalam hati sambil mengepalkan tangan ku karna kesal dengan diriku sendiri, 
" San aku mau ngomong sesuatu ama kamu" kataku sambil menghelaikan nafas lega , "ngomong apa" jawab santi dengan singkat, " ehmmmmm dulu kan kamu pernah ungkapin cinta ama aku, sekarang mau ga kamu jadi pacar aku" kata ku sambil aku ku gigit bibirku sendiri sembari memejamkan mata sambil menahan gerogi ku, Santipun terdiam tanpa kata hingga aku mengulangi kata-kataku tadi untuk ke dua kalinya, dan dengan mengulangi kata-kataku kedua kalinya Santi pun masih terdiam, hingga aku mengulangi kata-kataku untuk ketiga kalinya dan aku tambahin " aku sayang ama kamu,aku serius aku sayang ama kamu" kataku menambahkan kata-kataku untuk menyakinkan Santi kalo aku bener-bener sayang ama dia.
" tapi kan kamu udah punya pacar" kata santi berpura menanyakan hubungan ku, padahal dia udah tau dari Budi kalo aku udah putus sama pacar aku, " aku jomblo san, aku udah putus ama pacar aku, udah hampir dua bulan" jawab ku menjelaskannya, kemudian dia terdiam lagi untuk yang ke empat kalinya aku ulangin ngungkapin rasa sayang aku ke dia, 
dan " iya kalo kamu emang bener-bener sayang ama aku, aku mau jadi pacar kamu " jawab santi menerima cinta ku. dan kita pun melanjutkan obrolan kita, kali ini obrolan kita sebagai pasangan kekasih. karna waktu sudah larut malam, kita pun menyudahi pembicaraan telphone kita " ya udah bebeb bobo ya , udah malam , ga baik bobo malam-malam, jaga kesehatan ya, dan jangan lupa jaga hati" kata ku sambil mengingatkannya layaknya orang pacaran, " iya, ayank juga ya disitu hati-hati" jawab santi , dan kemudian kitapun menutup telphonnya.
dan kita pun menjalani hubungan jarak jauh , kalo orang bilang si LDR, hehehehehheh
tapi biarpun  LDR hubungan kita tetap lancar dan harmonis, selancar telphone dengan simPATI yang signalnya kuat sekuat cinta aku ke santi,jadi aku ga perlu takut , karena hampir tiap hari kita telphone dan BBMan lancar tanpa ganguan jaringan dan signal yang lemot, kan kita sama-sama make simPATI dan menggunakan paket Blackberry Internet Service (BIS) dari simPATI.
ini ceritaku tentang simPATI dan Blackberrry ku, apa ceritamu...??? :)

0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan lupa komentarnya.....

Baca Juga Artikel Ini