Selasa, 07 Juni 2011

Tips untuk Mensukseskan Penjualan


Untuk mensukseskan penjualan diperlukan riset, mendengarkan, dan komunikasi yang baik. Hal diatas adalah kiat dasar agar penjualan bisa sukses. Penjual yang luar biasa dapat menjual secara sukses. Hasrat, integritas, dan menjadi pendengar yang baik adalah pembangun sukses bagi yang berkarier di bidang penjualan. Semua orang hakikatnya adalah penjual dengan caranya sendiri. Penjual yang baik menggunakan keterampilan batin dan bakat-bakat alamiahnya seperti berikut ini:
  1. Komunikasi
    Komunikasi adalah faktor vital untuk penjualan. Komunikasi yang baik menghasilkan hubungan baik dengan konsumen. Mengembangkan dan mempertahankan hubungan dengan klien itu penting. Hubungan baik dan dekat dengan konsumen bukan hanya menghasilkan penjualan, tetapi juga menguatkan kredibilitas.
  2. Mendengarkan
    Mendengarkan adalah unsur penting dalam hubungan. Kenali klien Anda dan beri perhatian pada kebutuhan-kebutuhan mereka. Saat meriset untuk proposal penjualan, ingat kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan mereka dan disampaikan kepada Anda. Hal ini akan sangat membantu Anda.
  3. Antisipasi kebutuhan
    Saat menunjukkan produk kepada konsumen, kebutuhan konsumen harus sudah dimasukkan ke dalam proposal dengan tepat. Hal terburuk yang dilakukan adalah menunjukkan proposal yang tidak menargetkan atau memenuhi permintaan konsumen. Hal ini menunjukkan Anda tidak mendengarkan permintaan konsumen dan akan merusak potensi penjualan di masa depan.
  4. Presentasikan dengan percaya diri
    Mempresentasikan proposal dengan percaya diri akan membantu memsukseskan penjualan. Jika konsumen punya pertanyaan khusus tentang produk konpetitor, menjelaskan jawaban dengan percaya diri menguatkan fokus Anda pada kebutuhan-kebutuhan khusus mereka. Tekankan apa keunggulan yang dimiliki oleh produk Anda. Buat mereka menyesal karena kehilangan nilai yang besar jika sampai tidak membeli produk Anda.
  5. Tanya tentang penjualan
    Begitu proposal Anda mencerminkan kebutuhan-kebutuhan konsumen, langkah berikutnya adalah menanyakan pemesanan. Jangan buat kesalahan, meriset dan mempresentasikan informasi tepat kepada konsumen, tetapi tidak menanyakan kontrak. Ajukan juga sejumlah bonus yang akan didapat jika mereka membeli sekarang juga, apakah itu diskon, apakah itu berhadiah barang lain, misalnya beli sabun cuci piring berhadiah gelas, dll.

0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan lupa komentarnya.....

Baca Juga Artikel Ini