Selasa, 21 Juni 2011

Wiro Sableng #3: Dendam Orang-Orang Sakti


“Tamatlah riwayatmu pemuda gila!” teriak Kalingundil.
“Jangan lupa sampaikan salamku pada setan-setan neraka!” menimpali Wirasokananta.
“Bret”!
Ujung Pedang Siluman Biru menyambar lewat dada, merobek pakaian Pendekar 212!
“Sialan!” maki Wiro Sableng.
“Memakilah sekenyangmu setan alas! Setan-setan neraka memang paling suka pada manusia-manusia tukang maki macammu!” teriak Kalingundil.
Wiro Sableng kertakkan geraham. Kedua pipinya menggembung. Sedetik kemudian meledaklah bentakan yang keras, demikian kerasnya sehingga menggema sampai ke dasar kawah Gunung Tangkuban Perahu! Tubuh Pendekar 212 lenyap! Serentak dengan itu terdengarlah suara siulan yang melengking-lengking. Dan di antara lengkingan siulan itu menderu suara laksana ratusan tawon, mendengung menyamaki liang telinga! Sinar putih bergulung-gulung! Lima penyerang tersurut mundur.
“Kapak Naga Geni!” seru Begawan Sitaraga ketiga melihat senjata di tangan Wiro Sableng. Belum lagi habis gaung seruannya itu sudah menyusul suara jeritan setinggi langit.
Wiro Sableng ditantang oleh orang orang sakti, baik dari golongan putih maupun golongan hitam! Apakah yang terjadi sehingga ia harus menghadapi banyak musuh di Puncak Gunung Tangkuban Perahu?
Format : MS Reader (lit)
Bahasa : Indonesia
Download

0 komentar:

Posting Komentar

Jangan lupa komentarnya.....

Baca Juga Artikel Ini